📈
Growth HormoneDisetujui FDA

Tesamorelin

GHRH analog yang disetujui FDA untuk lipodistrofi

Diperbarui 15 Januari 20241 FAQ

Disclaimer: Konten ini hanya untuk tujuan informasi. Konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan. Peptide.co.id tidak memberikan saran medis.

Tesamorelin (Egrifta) adalah analog GHRH sintetis yang telah disetujui FDA untuk pengobatan lipodistrofi terkait HIV. Merangsang pelepasan GH dan diteliti untuk efek pengurangan lemak viseral.

Status Regulasi

Disetujui FDA sebagai Egrifta (2010) untuk lipodistrofi terkait HIV.

Apa Itu Tesamorelin?

Tesamorelin adalah modifikasi dari GHRH(1-44) dengan penambahan asam trans-3-hexenoic untuk meningkatkan stabilitas. Disetujui FDA tahun 2010 sebagai Egrifta untuk pengobatan kelebihan lemak perut pada pasien HIV dengan lipodistrofi. Memiliki data klinis lebih banyak dibanding kebanyakan peptida GH.

Manfaat yang Dilaporkan

Pengurangan Lemak Viseral

Data klinis menunjukkan pengurangan signifikan lemak viseral pada pasien lipodistrofi HIV.

Peningkatan IGF-1

Meningkatkan kadar IGF-1 secara konsisten dalam studi klinis.

Data Klinis Tersedia

Salah satu peptida GH dengan jumlah data klinis manusia terbanyak.

Risiko & Pertimbangan

  • Reaksi di tempat injeksi (paling umum dilaporkan)
  • Artralgia (nyeri sendi) dan mialgia (nyeri otot)
  • Edema perifer dan retensi cairan
  • Mahal dibandingkan peptida GH lainnya

Cara Penggunaan dalam Konteks Riset

Injeksi subkutan ke area perut. Memiliki protokol dosis yang ditetapkan dalam label FDA.

Penting: Peptide.co.id tidak memberikan rekomendasi dosis. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan.

Dimana Beli Tesamorelin di Indonesia

Sebagai obat yang disetujui FDA, versi farmasi tersedia tetapi mahal. Versi penelitian lebih terjangkau tetapi tanpa jaminan kualitas farmasi.

Lihat Direktori Toko Peptida

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Peptida Terkait

Dapatkan Update Terbaru

Update riset peptida terbaru langsung ke inbox Anda. Gratis, tanpa spam.

TE

Ditulis oleh Tim Editorial Peptide.co.id

Konten ditinjau berdasarkan literatur ilmiah terkini. Diperbarui: 15 Januari 2024.

Punya saran atau koreksi? Hubungi tim editorialPendekatan kami