Survodutide
Dual agonist GLP-1/Glukagon dari Boehringer Ingelheim
Disclaimer: Konten ini hanya untuk tujuan informasi. Konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan. Peptide.co.id tidak memberikan saran medis.
Survodutide (BI 456906) adalah dual agonist reseptor GLP-1 dan glukagon yang dikembangkan Boehringer Ingelheim. Sedang dalam fase III untuk obesitas dan NASH (perlemakan hati). Pesaing utama Tirzepatide dengan profil efektivitas berbeda.
Status Regulasi
Belum disetujui — uji klinis fase III sedang berjalan.
Apa Itu Survodutide?
Survodutide menggabungkan agonisme GLP-1 (penekanan nafsu makan) dengan glukagon (peningkatan pengeluaran energi). Berbeda dengan Retatrutide yang triple agonist, Survodutide fokus pada dua reseptor untuk profil yang lebih spesifik. Sedang diteliti untuk obesitas dan NASH dengan hasil awal menjanjikan.
Manfaat yang Dilaporkan
Penurunan Berat Badan Signifikan
Studi fase II: ~19% penurunan berat badan pada dosis tinggi setelah 46 minggu.
Manfaat Khusus untuk NASH
Agonisme glukagon meningkatkan oksidasi lemak hati — fase III khusus untuk perlemakan hati menjanjikan.
Potensi Pengeluaran Energi
Efek glukagon meningkatkan basal metabolic rate, melengkapi penekanan nafsu makan dari GLP-1.
Risiko & Pertimbangan
- Belum disetujui — masih dalam uji klinis fase III
- Efek samping GI seperti GLP-1 lainnya
- Potensi peningkatan denyut jantung
- Data jangka panjang terbatas
Cara Penggunaan dalam Konteks Riset
Dalam uji klinis: injeksi subkutan mingguan dengan titrasi dosis.
Penting: Peptide.co.id tidak memberikan rekomendasi dosis. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan.
Dimana Beli Survodutide di Indonesia
Hanya tersedia dari vendor research. Karena masih eksperimental, sangat berhati-hati dengan sumber.
Lihat Direktori Toko PeptidaPertanyaan yang Sering Diajukan
Peptida Terkait
Dapatkan Update Terbaru
Update riset peptida terbaru langsung ke inbox Anda. Gratis, tanpa spam.
Ditulis oleh Tim Editorial Peptide.co.id
Konten ditinjau berdasarkan literatur ilmiah terkini. Diperbarui: 15 Januari 2024.
Punya saran atau koreksi? Hubungi tim editorial • Pendekatan kami